Phillowjunkies's Blog

It's all about everything that PhillowJunkies had heard, read, see, or even through it all ^_^

  • PhillowDate

    May 2010
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • PhillowThings

Jalaludin Rumi Berbicara Cinta

Posted by phillowjunkies on May 16, 2010

Jalaluddin Rumi, seorang sufi ternama, melalui puisi-puisi cintanya menyampaikan bahwa untuk memahami dunia mungkin hanya didapat melewati cinta, dan bukan melalui kerja fisik. Cintalah yang akan membuatmu memahami dunia. Bukan dunia yang akan membuatmu memahami cinta, maka cintailah Cinta.

Berikut adalah beberapa puisi/cuplikan puisi cinta dari Rumi, yang sangat menyentuh:

Pernyataan Cinta

Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata
Kusimpan kasih-Mu dalam dada
Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu
Segera saja bagai duri bakarlah aku.
Meskipun aku tenang, diam bagai ikan
Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan
Kau yang telah menutup rapat dalam bibirku
Tariklah misaiku dalam dekat-Mu.
Apakah maksud-Mu?
Mana aku tahu?
Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu.
Kukunyah lagi menahan kepedihan
Mengenangmu bagai unta memamah biak makanan
Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa.
Meskipun aku tinggal bersembunyi dan tidak bicara
Di hadirat kasih aku jelas dan nyata.
Aku bagai benih di bawah tanah
Aku menanti tiada musim semi.
Hingga tanpa napasku sendiri
Aku dapat bernapas wangi
Dan tanpa kepalaku sendiri
Aku dapat membelai kepala lagi.
[membujuk yang tercinta]

Para Pecinta

Kepala-Mu pening karena aku.
Pukullah aku kalau begitu
Kau tahu aku tak ingin hidup tanpa diri-Mu
Bagiku lebih baik mati daripada pengusiran ini
Demi Allah yang membangkitkan kembali orang-orang mati.
Sama sekali tak mungkin percaya aku
Bahwa Kau berpaling dari hamba-Mu
Selalu kukatakan ucapan yang dilontarkan musuh-musuhku
Hanya rekaan dusta semata.
Kau jiwaku dan tanpa jiwaku
Bagaimana mesti hidup aku
Kau mataku tanpa Kau
Aku tak punya mata untuk melihat sesuatu.

Cuplikan 1

Mati tanpa cinta adalah kematian yang
terburuk dari segala kematian.
Tahukah mengapa tiram bergetar?
Tentu karena mutiara

Cuplikan 2

Cinta Tuhan terangi hati dan jadikan para pecinta terjaga sepanjang malam.
Wahai kawan, jika kau seorang pecinta jadilah seperti lilin.
Larut di sepanjang malam, membara hingga pagi datang!
Dia bagai cuaca beku di musim panas, bukanlah seorang pecinta.
Di tengah musim panas, hati seorang pecinta membakar musim gugur.
Wahai kawan, jika kau pendam cinta yang ingin kau nyatakan teriaklah seperti seoran pecinta!
Tapi jika kau terbelenggu nafsu, jangan nyatakan sesuatu pada cinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: