Phillowjunkies's Blog

It's all about everything that PhillowJunkies had heard, read, see, or even through it all ^_^

  • PhillowDate

    July 2010
    M T W T F S S
    « Jun   Aug »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • PhillowThings

Hadits PALSU Tentang “Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah

Posted by phillowjunkies on July 31, 2010

Ingin sharing sebuah Surat dari group “SHAHIH BUKHARI” di facebook. Mumpung kita semua umat muslim sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan, dan bersama-sama akan melaksanakan ibadah puasa.
Adapun surat yang berisi informasi mengenai: “Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah” adalah sebagai berikut:

=========================
Ungkapan tidurnya orang berpuasa merupakan ibadah memang sudah seringkali kita dengar, baik di pengajian atau pun di berbagai kesempatan. Dan paling sering kita dengar di bulan Ramadhan.

Di antara lafadznya yang paling populer adalah :
“Tidurnya orang puasa merupakan ibadah, diamnya merupakan tasbih, amalnya dilipat-gandakan (pahalanya), doanya dikabulkan dan dosanya diampuni.”

Meski di dalam kandungan hadits ini ada beberapa hal yang sesuai dengan hadits-hadits yang shahih, seperti masalah dosa yang diampuni serta pahala yang dilipat-gandakan, namun khusus lafadz ini, para ulama sepakat mengatakan status KEPALSUANNYA.

Adalah Al-Imam Al-Baihaqi yang menuliskan lafadz itu di dalam kitabnya, Asy-Syu’ab Al-Iman. Lalu dinukil oleh As-Suyuti di dalam kitabnya, Al-Jamiush-Shaghir, seraya menyebutkan bahwa status hadits ini DHOIF (lemah).

Namun status DHOIF yang diberikan oleh As-Suyuti justru dikritik oleh para muhaddits yang lain. Menurut kebanyakan mereka, status hadits ini bukan hanya DHOIF tetapi sudah sampai derajat hadits maudhu”” (PALSU).

Hadits PALSU
Al-Imam Al-Baihaqi telah menyebutkan bahwa ungkapan ini bukan merupakan hadits nabawi. Karena di dalam jalur periwayatan hadits itu terdapat perawi yang bernama Sulaiman bin Amr An-Nakhahi, yang kedudukannya adalah pemalsu hadits.

Hal senada disampaikan oleh Al-Iraqi, yaitu bahwa Sulaiman bin Amr ini termasuk ke dalam daftar para pendusta, di mana pekerjaannya adalah pemalsu hadits.

Komentar Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah juga semakin menguatkan KEPALSUAN hadits ini. Beliau mengatakan bahwa si Sulaiman bin Amr ini memang benar-benar seorang PEMALSU hadits.

Bahkan lebih keras lagi adalah ungkapan Yahya bin Ma’in, beliau bukan hanya mengatakan bahwa Sulaiman bin Amr ini pemasu hadits, tetapi beliau menambahkan bahwa Sulaiman ini adalah “manusia paling pendusta di muka bumi ini!”

Selanjutnya, kita juga mendengar komentar Al-Imam Al-Bukhari tentang tokoh kita yang satu ini. Belaiu mengatakan bahwa Sulaiman bin Amr adalah MATRUK, yaitu haditsnya semi palsu lantaran dia seorang pendusta.

Saking tercelanya perawi hadits ini, sampai-sampai Yazid bin Harun mengatakan bahwa siapapun tidak halal meriwayatkan hadtis dari Sualiman bin Amr.

Iman Ibnu Hibban juga ikut mengomentari, “Sulaiman bin AmrAn-Nakha’i adalah orang Baghdad yang secara lahiriyah merupakan orang shalih, sayangnya dia memalsu hadits.
Keterangan ini bisa kita dapat di dalam kitab Al-Majruhin minal muhadditsin wadhdhu’afa wal-matrukin. Juga bisa kita dapati di dalam kitab Mizanul I’tidal.

Rasanya keterangan tegas dari para ahli hadits senior tentang kepalsuan hadits ini sudah cukup lengkap, maka kita tidak perlu lagi ragu-ragu untuk segera membuang ungkapan ini dari dalil-dalil kita.

Dan tidak benar bahwa tidurnya orang puasa itu merupakan ibadah.
Oleh karena itu, tindakan sebagian saudara kita untuk banyak-banyak tidur di tengah hari bulan Ramadhan dengan alasan bahwa tidur itu ibadah, jelas-jelas tidak ada dasarnya.
Apalagi mengingat Rasulullah SAW pun tidak pernah mencontohkan untuk menghabiskan waktu siang hari untuk tidur.
Kalau pun ada istilah qailulah, maka prakteknya Rasulullah SAW hanya sejenak memejamkan mata. Dan yang namanya sejenak, paling-paling hanya sekitar 5 sampai 10 menit saja. Tidak berjam-jam sampai meninggalkan tugas dan pekerjaan.
=========================

Benarkah begini adanya?

7 Responses to “Hadits PALSU Tentang “Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah”

  1. melly said

    aku baru tau, tp mungkin seperti Nabi Muhammad, tidurnya hanya sejenak yah..jgn kebablasan🙂

    kmrin jg aku dpt sms dr temen, katanya di dalam Al-Quran cetakan baru ada 4 surat palsu ciptaan kafir.
    aku gk tau kebenarannya krna gk hapal al-quran🙂

    surat2nya adalah :
    Al-Iman
    Al-wasaya
    Al-tasajud
    Al-muslimin

    dan dia blg jgn sekali2 buka situr http://www.theQur‘an.com krna isinya semua palsu..

    waallahualam..

  2. dimasgr said

    numpang share yaaa😀

  3. ESTIB said

    Artikelnya bagus buat mereka yg malas mga jadi gak tidur terus…

  4. gatot irawan said

    assalammualaikum, aku kaget membacanya apa benar ada yng palsunya,tolong di teliti

  5. masrul said

    jelas palsu, sebab islam mengajarkan kemajuan bukan kemunduran, klo orang muslim kebanyakan tidur otomatis nggak kerja, malas, produtivitas rendah dan semakin bodoh karena enggak pernah mau belajar dan gampang dibodohin…..dan saya yakin seyakin yakinya hadist di atas palsu……dan bertentangan dengan hal yang mendasar dalam islam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: